Si Gadis Kereta dan Kisah Inspiratif di Baliknya!

Jepang lagi-lagi mencetak sejarah! Setelah beberapa foto seorang gadis yang tengah menanti datangnya kereta tersebar di sosial media, Jepang kembali menjadi sorotan. Tercatat ribuan orang menekan ‘like’ dan ‘share’ dalam kiriman sebuah media Tiongkok CCTV News. Foto seorang gadis yang tengah menanti kereta saat musim dingin itu bukanlah foto sederhana. Karena dibaliknya menyimpan banyak pesan mengharukan.

Gadis tersebut merupakan satu-satunya penumpang di Stasiun Kyu-Shirataki, Hokkaido. Selama tiga tahun terakhir, stasiun ini digunakan oleh dirinya seorang. Stasiun Kyu-Shirataki memang terletak jauh di pelosok sehingga cukup sulit untuk menjangkaunya. Dari tahun ke tahun, penumpangnya semakin menurun.

Namun, kisah ini mulai menyentuh saat netizen mengetahui alasan kenapa Japan Railways tetap membuka rute di Stasiun Kyu-Shirataki. Japan Railways tetap membuka rute ini demi sang gadis karena membutuhkan moda transportasi untuk berangkat ke sekolah. Para orang tua meminta agar Japan Railways tetap membuka rute ini agar anaknya dapat bersekolah.

Saat jumlah kelahiran semakin menurun, stasiun yang berada di pedesaan Prefektur Hokkaido ini semakin kehilangan penggunanya. Namun, demi seorang gadis SMA, Japan Railways tetap membuka rute ini. Inilah alasan kenapa kita patut takjub dengan Pemerintahan Jepang.

Setelah tersebar di sosial media, sanjuangan dan pujian dari netizen seluruh dunia pun diberikan kepada pemerintah Jepang dan Japan Railways. Kepedulian pemerintah untuk menyokong dunia pendidikan patut diacungi jempol. Bayangkan saja, kereta dioperasikan khusus untuk antar-jemput satu orang gadis saja!

Kalau kita melihatnya dari sisi ekonomi, tentu saja jauh dari kata ‘untung’. Namun, kereta ini tetap melaju karena semangat pendidikan yang dipegang teguh. Kereta ini akan tetap beroperasi hingga akhir Maret tahun ini. Dikabarkan, bahwa kereta ini memang akan dinon-aktifkan setelah tahun fiskal Japan Railways.

Sekali lagi, kita dibuat takjub dengan Jepang yang begitu peduli dengan dunia pendidikan. Jika kita kembali menilik ke belakang, Jepang juga mengedepankan dunia pendidikan setelah mengalamai kekalahan pada Perang Dunia II. Hal pertama yang mereka cari kala itu adalah guru yang dapat mendidik calon generasi penerus bangsa. Salut pada Jepang dan instansi terkait yang selalu menginspirasi masyarakat dunia! Semoga kisah mengharukan ini dapat menginspirasi kita untuk selalu menuntut ilmu dengan lebih bersemangat. Ganbatte ne!

Sumber: jalanjalankejepang.com